Minggu, 01 Juli 2018

Tugas Softskill ke-3 Universitas Gunadarma

Pertanyaan
Apa itu OSI layer?
Sebutkan 7 layer yang dimiliki oleh OSI  layer?
Masuk dalam layer ke berapa physical layer?
Salah satu layer dalam OSI aalah physical layer, jelaskan physical layer : Physial, dan jika terjadi trouble dalam jaringanyan memerlukan penananan!
ADSL, SDSL, Hotspot, Wii : Bagian dari physical layer, jalaskan masing-masing bagian tersebut!

Jawaban :

Pengertian OSI layer
OSI adalah standar komunikasi yang diterapkan di dalam jaringan komputer. Standar itulah yang menyebabkan seluruh alat komunikasi dapat saling berkomunikasi melalui jaringan. Model referensi OSI (Open System Interconnection) menggambarkan bagaimana informasi dari suatu software aplikasi di sebuah komputer berpindah melewati sebuah media jaringan ke suatu software aplikasi di komputer lain. Model referensi OSI secara konseptual terbagi ke dalam 7 lapisan dimana masing-masing lapisan memiliki fungsi jaringan yang spesifik. Model Open Systems Interconnection (OSI) diciptakan oleh International Organization for Standardization (ISO) yang menyediakan kerangka logika terstruktur bagaimana proses komunikasi data berinteraksi melalui jaringan. Standard ini dikembangkan untuk industri komputer agar komputer dapat berkomunikasi pada jaringan yang berbeda secara efisien.
Terdapat 7 layer pada model OSI. Setiap layer bertanggungjawab secara khusus pada proses komunikasi data. Misalnya, satu layer bertanggungjawab untuk membentuk koneksi antar perangkat, sementara layer lainnya bertanggungjawab untuk mengoreksi terjadinya “error” selama proses transfer data berlangsung.


Model Layer OSI dibagi dalam dua group: “upper layer” dan “lower layer”. “Upper layer” fokus pada applikasi pengguna dan bagaimana file direpresentasikan di komputer. Untuk Network Engineer, bagian utama yang menjadi perhatiannya adalah pada “lower layer”. Lower layer adalah intisari komunikasi data melalui jaringan aktual.
Tujuan utama penggunaan model OSI adalah untuk membantu desainer jaringan memahami fungsi dari tiap-tiap layer yang berhubungan dengan aliran komunikasi data. Termasuk jenis-jenis protokol jaringan dan metode transmisi. Dari ke Tujuh layer tersebuat mempunyai 2 (dua) Tingkatan Layer, yaitu:
Lower Layer yang meliputi : Physical Layer, DataLink Layer, dan Network Layer.
Upper Layer yang meliputi : Transport Layer, Session Layer, Presentation Layer, dan Application Layer

Fungsi Masing-Masing Layer beserta Protokol dan Perangkatnya
Dari ke Tujuh Layer tersebut juga mempunyai Tugas dan Tanggung Jawab masing-masing, yaitu :


1. Physical Layer: Berfungsi untuk mendefinisikan media transmisi jaringan, metode pensinyalan, sinkronisasi bit, arsitektur jaringan, topologi jaringan dan pengabelan. Adapun perangkat-perangkat yang dapat dihubungkan dengan Physical layer adalah NIC (Network Interface Card) berikut dengan Kabel – kabelnya.
2. DataLink Layer: Berfunsi unutuk menentukan bagaimana bit-bit data dikelompokkan menjadi format yangdisebut sebagai frame. Pada Layer ini terjadi koreksi kesalahan, flow control, pengalamatan perangkat keras seperti Halnya MAC Address, dan menetukan bagaimana perangkat-perangkat jaringan seperti HUB, Bridge, Repeater, dan Switch layer 2 (Switch un-manage) beroperasi. Spesifikasi IEEE 802, membagi Layer ini menjadi dua Layer anak, yaitu lapisan Logical Link Control (LLC) dan lapisan Media Access Control (MAC).
3. Network Layer: Berfungsi untuk mendefinisikan alamat-alamat IP, membuat header untuk paket-paket, dan kemudian melakukan routing melalui internetworking dengan menggunakan Router dan Switch layer-3 (Switch Manage).
4. Transport Layer: Berfungsi untuk memecah data ke dalam paket-paket data serta memberikan nomor urut ke paket-paket tersebut sehingga dapat disusun kembali pada sisi tujuan setelah diterima. Selain itu, pada layer ini juga membuat sebuah tanda bahwa paket diterima dengan sukses (acknowledgement), dan mentransmisikan ulang terhadp paket-paket yang hilang di tengah jalan.
5. Session Layer: Berfungsi untuk mendefinisikan bagaimana koneksi dapat dibuat, dipelihara, atau dihancurkan. Selain itu, di layer ini juga dilakukan resolusi nama.
6. Presentation Layer: Berfungsi untuk mentranslasikan data yang hendak ditransmisikan oleh aplikasi ke dalam format yang dapat ditransmisikan melalui jaringan. Protokol yang berada dalam Layer ini adalah perangkat lunak redirektor (redirector software), seperti layanan Workstation (dalam Windows NT) dan juga Network shell (semacam Virtual Network Computing (VNC) atau Remote Desktop Protocol (RDP)).
7. Application Layer: Berfungsi sebagai antarmuka dengan aplikasi dengan fungsionalitas jaringan, mengatur bagaimana aplikasi dapat mengakses jaringan, dan kemudian membuat pesan-pesan kesalahan. Protokol yang berada dalam layer  ini adalah HTTP, FTP, SMTP, dan NFS.

Dalam OSI layer, physical layer terdapat pada layer pertama.

Pengertian Phisical Layer
Physical Layer adalah layer terbawah dari layer OSI model dari jaringan komputer. Lapisan ini berhubungan dengan masalah listrik, prosedural, mengaktifkan, menjaga, dan menonaktifkan hubungan fisik. Lapisan ini juga berhubungan dengan tingkatan karakter, voltase, waktu perubahan voltase, jarak maksimal transmisi, konektor fisik, dan hal-hal lain yang berhubungan dengan fisik. Perangkat yang beroperasi di layer ini adalah hub, repeater, network adapter/network interface card, dan host bus adapter (digunakan di storage area network).

Fungsi Physical Layer
Fungsi dari Phisical Layer merupakan berkaitan dengan electrical (dan optical) koneksi antar peralatan. Data biner dikodekan dalam bentuk yang dapat ditransmisi melalui media jaringan, sebagai contoh kabel, transceiver dan konektor yang berkaitan dengan layer Physical. Peralatan seperti repeater, hub dan network card adalah berada pada layer ini.

Macam-macam Physical Layer
Layer Data-Link : Layer ini sedikit lebih “cerdas” dibandingkan dengan layer physical, karena menyediakan transfer data yang lebih nyata. Sebagai penghubung antara media network dan layer protocol yang lebih high-level, layer data link bertanggung-jawab pada paket akhir dari data binari yang berasal dari level yang lebih tinggi ke paket diskrit sebelum ke layer physical. Akan mengirimkan frame (blok dari data) melalui suatu network. Ethernet (802.2 & 802.3), Tokenbus (802.4) dan Tokenring (802.5) adalah protocol pada layer Data-link.

Layer Network : Tugas utama dari layer network adalah menyediakan fungsi routing sehingga paket dapat dikirim keluar dari segment network lokal ke suatu tujuan yang berada pada suatu network lain. IP, Internet Protocol, umumnya digunakan untuk tugas ini. Protocol lainnya seperti IPX, Internet Packet eXchange. Perusahaan Novell telah memprogram protokol menjadi beberapa, seperti SPX (Sequence Packet Exchange) & NCP (Netware Core Protocol). Protokol ini telah dimasukkan ke sistem operasi Netware. Beberapa fungsi yang mungkin dilakukan oleh Layer Network.

Layer Transport : Layer transport data, menggunakan protocol seperti UDP, TCP dan/atau SPX (Sequence Packet eXchange, yang satu ini digunakan oleh NetWare, tetapi khusus untuk koneksi berorientasi IPX). Layer transport adalah pusat dari mode-OSI. Layer ini menyediakan transfer yang reliable dan transparan antara kedua titik akhir, layer ini juga menyediakan multiplexing, kendali aliran dan pemeriksaan error serta memperbaikinya.

Layer Session : Layer Session, sesuai dengan namanya, sering disalah artikan sebagai prosedur logon pada network dan berkaitan dengan keamanan. Layer ini menyediakan layanan ke dua layer diatasnya, Melakukan koordinasi komunikasi antara entiti layer yang diwakilinya. Beberapa protocol pada layer ini: NETBIOS: suatu session interface dan protocol, dikembangkan oleh IBM, yang menyediakan layanan ke layer presentation dan layer application. NETBEUI, (NETBIOS Extended User Interface), suatu pengembangan dari NETBIOS yang digunakan pada produk Microsoft networking, seperti Windows NT dan LAN Manager. ADSP (AppleTalk Data Stream Protocol). PAP (Printer Access Protocol), yang terdapat pada printer Postscript untuk akses pada jaringan AppleTalk.

Jika terjadi trouble dalam jaringan langkah atau urutan keberapa physical layer akan di check?
Jika jaringan mengalami gangguan (troubleshoot) maka kita akan mengecek pada lapisan terbwah dalam tingkatan OSI Layer, layer pertama yang harus kita cek pertama kali yaitu physical layer, karena physical layer merupakan pintu gerbang terluar ketika sebuah sistem jaringan terbentuk yang menjadi jembatan komunikasi antara jaringan yang satu dengan jaringan yang lainnya, yang mana dalam physical layer berarti kita mengecek layer fisik yang kita gunakan terlebih dahulu, seperti pengkabel dan lain-lain. Jadi ketika layer pertama yaitu phsical layer selesai dicek maka kita bisa naik kelayer berikutnya untuk bisa memecahkan masalah, jika kita tidak menemukan masalah dalam physical layer ini.

Bagian-bagian physical layer
ADSL
Modem ADSL atau modem DSL adalah perangkat yang digunakan untuk menghubungkan komputer atau router ke saluran telepon, untuk menggunakan layanan ADSL. Layaknya jenis modem lainnya, modem ADSL merupakan transceiver. Disebut juga dengan DSL Transceiver atau ATU-R. Singkata NTBBA (Network Termination Broad Band Adapter, Network Termination Broad Band Acces) juga acapkali ditemui di beberapa negara.

Beberapa modem ADSL juga mengelola dan membagi sambungan dari layanan ADSL dengan beberapa komputer. Dalam hal ini, modem ADSL berfungsi sebagai DSL router atau residential gateway. Blok di dalam DSL router ada yang bertugas dalam proses framing, sementara blok lainnya melakukan Asynchronous Transfer Mode Segmentation and Reassembly, IEEE 802.1D bridging dan atau IP routing. Antarmuka yang umum dijumpai pada ADSL modem adalah Ethernet dan USB. Meskipun modem ADSL bekerja dalam modus bridge dan tidak membutuhkan IP address publik, modem ADSL tetap disertai IP address untuk fungsi managemen seperti alamat IP 192.168.1.1.Physical layer dalam ADSL yaitu sistem penyambungan modem ADSL antara modem dengan telphone dengan menggunkan port kabel RJ11 dan penyambungan antara modem ADSL dengan switch menggunakan port kabel RJ45. Intinya phsical layer pasti dibutuhkan dan sangat vital peranannya pada device ini.

Symmetric Digital Subscriber (SDSL)
Symmetric Digital Subscriber Line (SDSL)  Dalam arti yang lebih luas itu adalah kumpulan teknologi akses Internet berdasarkan DSL yang menawarkan simetris bandwidth yang hulu dan hilir . Hal ini dianggap lawan dari asymmetric digital subscriber line (ADSL) teknologi dimana bandwidth hulu lebih rendah dari bandwidth hilir. Dalam arti sempit SDSL adalah varian DSL tertentu yang mendukung data hanya pada satu baris dan tidak mendukung panggilan analog. SDSL merupakan sebuah teknologi yang memungkinkan lebih banyak data untuk dikirim melalui kabel telepon tembaga yang ada ( POTS ). SDSL mendukung kecepatan data hingga 3 Mbps . SDSL disebut simetris karena dia mendukung besaran data yang sama untuk lalu lintas hulu dan hilir. SDSL bekerja dengan mengirimkan digital pulsa di daerah frekuensi tinggi dari kabel telepon dan tidak dapat beroperasi secara simultan dengan koneksi suara melalui kabel yang sama.
Hampir mirip dengan ADSL tetapi dengan jenis dan definisi yang berbeda. Physical layer pada peralatan ini digunakan pada penyambungannya keperangkat lain yang sama dengan fungsi ADSL yang telah dijelaskan diatas.

HotSpot
HotSpot adalah tempat-tempat tertentu (biasanya tempat umum) yang memiliki layanan internet dengan menggunakan teknologi Wireless LAN, seperti pada perguruan tinggi, mal, plaza, perpustakaan, restoran ataupun bandar udara.
Jelasnya, Hotspot adalah lokasi di mana user atau kita dapat mengakses WiFi melalui mobile computer (seperti laptop atau PDA) tanpa mengguakan koneksi kabel (wireless) dengan tujuan suatu jarigan seperti internet.
Pada umumnya peralatah Hotspot wi-fi menggunakan standardisasi WLAN IEEE 802.11b atau IEEE 802.11g.[1] Teknologi WLAN ini mampu memberikan kecepatan aksesyang tinggi hingga 11 Mbps (IEEE 802.11b) dan 54 Mbps (IEEE 802.11g) dalam jarak hingga 100 meter.

WiFi
Wifi adalah sebuah teknologi terkenal yang memanfaatkan peralatan elektronik untuk bertukar data secara nirkabel (menggunakan gelombang radio, wireless) melalui sebuah jaringan komputer, termasuk koneksi Internet berkecepatan tinggi.
Istilah Wi-Fi, pertama dipakai secara komersial pada bulan Agustus 1999, dicetuskan oleh sebuah firma konsultasi merek bernama Interbrand Corporation. Wi-Fi Alliance mempekerjakan Interbrand untuk menentukan nama yang “lebih mudah diucapkan daripada “IEEE 802.11b Direct Sequence”.
Awalnya WiFi ditujukan untuk pengunaan perangkat nirkabel & Jaringan Area Lokal (LAN), namun saat ini lebih banyak digunakan untuk mengakses internet. Hal ini memungkinan seseorang dengan komputer dengan kartu nirkabel (wireless card) atau personal digital assistant (PDA) untuk terhubung dengan internet dengan menggunakan titik akses (atau dikenal dengan hotspot) terdekat.

PERBEDAAN WIFI & HOTSPOT
Jadi, perbedaan antara Wifi dan Hotspot adalah WiFi itu jaringan untuk koneksi internet tanpa kabel (wireless) sedangkan Hotspot itu adalah titik akses Wifi. Keduanya tidak bisa dipisahkan, terkait satu sama lain.
Perangkat yang memancarkan sinyal WiFi adalah router WiFi atau Switch WiFi yang mempunya manajemen seperti layaknya fungsi sebuah router. Dengan perangkat tersebut kita akan mendapatkan sinyal WiFi yang dipancarkannya, namun sumber koneksi sebelum dipancarkan pasti melalui perangkat atau media lain seperti ADSL dan lain-lain yang sama-sama membutuhkan saluran kabel yang juga digunakan pada ADSL diatas, tentu ini adalah ranah dari physical layer yang sangat penting perananya untuk kita ketahui, sebelum masuk ke layer diatasnya.

Sumber :
http://www.diarypc.com/2014/01/pengertian-7-osi-layer-dan-tcpip.html
http://vengenzblog.blogspot.co.id/2013/03/7-layer-osi.html
https://iketutsuastika.wordpress.com/2013/05/29/physical-layer-lapisan-fisik/

Sabtu, 14 April 2018

Tugas Teknologi Informasi dan Multimedia ke-2


Pengertian ADSL.
ADSL (Asymmetric Digital Subscriber Line) merupakan metode transmisi data digital berkecepatan tinggi melalui kabel tembaga. ADSL mampu mengirimkan data dengan kecepatan bit yang tinggi, berkisar antara 1.5 Mbps – 8 Mbps untuk arah downstream (sentral – pelanggan), dan antara 16 Kbps – 640 Kbps untuk arah upstream (pelanggan – sentral). Kemampuan transmisi ADSL inilah yang mampu mengirimkan layanan interaktif multimedia melalui jaringan akses tembaga.
Kekurangan ADSL.
Teknologi ADSL memiliki keterbatasan dalam hal jarak maximal dari kabel, yaitu 6000 feet(1.820 meter). Apabila jarak melebihi standart ADSL , maka koneksi tidak dapat dilakukan. Namun dalam prakteknya biasanya tidak sampai 1.820 meter pun sudah tidak bisa berjalan dengan baik, hal ini disebabkan oleh banyak faktor seperti noise, tipe konektor, dan lain sebagainya.
Kelebihan ADSL.
Kelebihan teknologi ini adalah :
1)      Data dapat terakses dengan cepat.
2)      Mempunyai dua frekuensi : frekuensi tinggi untuk mengantar data dan frekuensi tinggi untuk sound atau fax.
3)      Biaya murah.

·         Pengertian SDSL.
Layanan SDSL, Symmetric Digital Subscriber Line adalah layanan akses Internet kecepatan tinggi dengan pencocokan upstream dan downstream kecepatan data. Artinya, data dapat dikirim ke Internet dari mesin klien atau diterima dari Internet dengan ketersediaan bandwidth yang sama di kedua arah. Dari fitur ini kita bisa tahu bahwa layanan ini sangat baik dari segi kecepatan.
Kekurangan SDSL.
Berikut adalah beberapa point kekurangan dari penggunaan SDSL
1)   Jika tidak menggunakan sistem anti petir (grounding) yang baik maka akan boros modem (terkena     petir terus).
2)      Kabel diputus orang lain.
3)      Modemnya lebih mahal dari modem ADSL.
4)      Hanya dapat digunakan pada saluran sepanjang 10 kft.

Kelebihan SDSL
1)      Bandwidth yang disalurkan simetrik dalam arti kecepatan upload dan download sama  sesuai paket layanan yang pelanggan pilih sebelumnya.
2)      Delay rendah.
3)      Tidak bergantung dan tidak mengganggu pada saluran telepon yang ada.
4)     Sistem point to point antara ISP dengan Pelanggan, sehingga secara teknis bandwidth tidak terbagi (ini juga tergantung kebijakan dari ISPnya).

·         Pengertian HOTSPOT.
HOTSPOT merupakan Bisnis Internet BroadBand yang banyak di minati semua kalangan saat ini. Membangun HOTSPOT adalah suatu konsep dimana beberapa komputer dalam suatu perumahan atau blok dapat saling berhubungan dan dapat berbagi data serta informasi. Konsep lain dari HOTSPOT adalah memberdayakan pemakain internet dimana fasilitas internet tersedia selama 24 jam sehari selama sebulan agar biaya yang akan dikeluarkan akan murah. Karena semua biaya pembangunan infrastruktur, operasional dan biaya langganan akan ditanggung bersama. KonsepHOTSPOT sebetulnya sama dengan konsep Warnet, pemilik warnet akan membeli atau menyewa pulsa atau bandwith dari penyedia internet / ISP (Internet Service Provider) misalkan Telkom, Indosat atau Indonet, lalu dijual kembali ke pelanggan yang datang menyewa komputer untuk bermain internet baik untuk membuka Email, Chating, Browsing, Main Game dll.
Kelebihan
1)      Tinggi minat masyarakat
Tingginya minat masyarakat terhadap jaringan nirkabel(wireless) tidak terlepas dari banyak terdapatnya diberbagai tempat umum yang sudah menyediakan hotspot. Kapan dan dimanapun pengguna dapat mengaksesnya serta cara pengkoneksinya yang tidak ribet.
2)      Mudah aksesnya
Artinya, para pengguna dalam satu area dapat mengakses internet secara bersamaan tanpa perlu direpotkan dengan kabel. Pengguna yang ingin melakukan surfing atau browsing berita dan informsi di internet, cukup membawa PDA (pocket digital assistance) atau laptop berkemanapun Wi-Fi ke tempat dimana terdapat acces point atau hotspot.

      Pengertian Wi-Fi
Wi-Fi merupakan kependekan dari “Wireless Fidelity”, memiliki pengertian yaitu sekumpulan standar yang digunakan untuk Jaringan Lokal Nirkabel (Wireless Local Area Networks – WLAN) yang didasari pada spesifikasi IEEE 802.11. Standar terbaru dari spesifikasi 802.11a atau b, seperti 802.16 g, saat ini sedang dalam penyusunan, spesifikasi terbaru tersebut menawarkan banyak peningkatan mulai dari luas cakupan yang lebih jauh hingga kecepatan transfernya. Awalnya Wi-Fi ditujukan untuk pengunaan perangkat nirkabel dan Jaringan Local (LAN), namun saat ini lebih banyak digunakan untuk mengakses internet. Hal ini memungkinan seseorang dengan komputer dengan kartu nirkabel (wireless card) atau personal digital assistant (PDA) untuk terhubung dengan internet dengan menggunakan access point (hotspot) terdekat. Spesifikasi Wi-Fi dirancang berdasarkan spesifikasi IEEE 802.11. Sekarang ini ada empat variasi dari 802.11, yaitu: 802.11a, 802.11b, 802.11g, and 802.11n. Spesifikasi b merupakan produk pertama Wi-Fi. Di banyak bagian dunia, frekuensi yang digunakan oleh Wi-Fi, pengguna tidak diperlukan untuk mendapatkan ijin dari pengatur lokal.
Secara teknis operasional, Wi-Fi merupakan salah satu varian teknologi komunikasi dan informasi yang bekerja pada jaringan dan perangkat WLAN (wireless local area network). Dengan kata lain, Wi-Fi adalah nama dagang (certification) yang diberikan pabrikan kepada perangkat telekomunikasi (Internet) yang bekerja di jaringan WLAN dan sudah memenuhi kualitas interoperability yang dipersyaratkan.
Teknologi Internet berbasis Wi-Fi dibuat dan dikembangkan sekelompok insinyur Amerika Serikat yang bekerja pada Institute of Electrical and Electronis Engineers (IEEE) berdasarkan standar teknis perangkat bernomor 802.11b, 802.11a dan 802.16. Perangkat Wi-Fi sebenarnya tidak hanya mampu bekerja di jaringan WLAN, tetapi juga di jaringanWireless Metropolitan Area Network (WMAN).
Karena perangkat dengan standar teknis 802.11b diperuntukkan bagi perangkat WLAN yang digunakan di frekuensi 2,4 GHz atau yang lazim disebut frekuensi ISM (Industrial, Scientific dan Medical). Sedang untuk perangkat yang berstandar teknis 802.11a dan 802.16 diperuntukkan bagi perangkat WMAN atau juga disebut Wi-Max, yang bekerja di sekitar pita frekuensi 5 GHz.
Kelebihan Wi-Fi
1)      Wi-Fi dikembangkan tanpa kabel dan menggunakan gelombang radio dengan frekuensi 2,4 GHz. Selain itu Wi-Fi dapat mengirim dan menerima kapasitas sampai 54Mbps.
2)      Wi-Fi menggunakan jalur akses jaringan/hotspot, dapat berkomunikasi ke semua komputer dan laptop.
3)      Memungkinkan LAN untuk digunakan tanpa kael, biasanya mengurangi biaya penyebaran jaringan dan ekspansi. Ruang dimana kabel tidak dapat dijalankan, seperti area outdoor dan bangunan bersejarah, dapat menggunakan LAN wireless.
4)      Harga Wi-Fi terus menurun, membuat Wi-Fi merupakan pilihan yang sangat ekonomis mengenai jaringan.
5)      Produk Wi-Fi tersedia di pasar secara luas.
6)      Wi-Fi jaringan dokumen roaming, di mana sebuah stasiun klien mobile seperti komputer laptop dapat berpindah dari satu jalur akses ke jalur akses yang lainnya.
Kekurangan Wi-Fi
1)      Adanya kelemahan yang terletak pada konfigurasi dan jenis enkripsi. Kelemahan tersebut diakibatkan karena terlalu mudahnya membangun sebuah jaringan wireless.
2)      Wired Equivalent Privacy (WEP) yang menjadi standart keamanan wireless sebelumnya dapat dengan mudah dipecahkan dengan berbagai tools yang tersedia gratis di internet.
3)      Penyaluran gelombang dan keterbatasan operasional yang tidak konsisten diseluruh dunia.
4)      Konsumsi power yang cukup tinggi jika dibandingkan dengan beberapa standar lainnya, membuat masa pakai baterai berkurang dan panas.
5)      Jaringan Wi-Fi memiliki rentang yang terbatas. Sebuat router Wi-Fi rumah mungkin memiliki kisaran 45m (150ft) indoor dan 90 juta (300ft) diluar rumah.
6)      Wi-Fi menggunakan sepektrum 2.4GHz tanpa izin, dimana yang sering bertabrakan dengan perangkat lain seperti Bluetooth,Oven Microwave, Telepon tanpa kabel, atau perangkat pengirim video, dan lain-lain. Hal ini dapat menyebabkan penurunan kinerja.

2.       Jelaskan cara kerja dari masing-masing physical layer tersebut!
·         Cara Kerja ADSL.
Pada ADSL memiliki bermacam-macam jenis dengan kecepatan, jenis router, USB dan perangkat lain yang ada didalamnya. Misalnya ada yang dapat dipakai untuk dua komputer dengan menggunakan sambungan USB, tetapi ada juga yang dapat digunakan untuk empat komputer dengan menggunakan koneksi LAN Ethernet. Pada modem ADSL adalah adanya lampu indikator yang berguna untuk mengetahui jalannya proses koneksi yang terjadi. Pada umumnya lampu yang ada pada modem ADSL adalah lampu PPP, Power, DSL. Ada juga lampu tambahan apabila menggunakan koneksi Ethernet dan USB. Dari tiga lampu indikator yang ada pada modem, yang paling penting adalah lampu PPP dan DSL. Dimana lampu DSL menunjukkan koneksi sudah terhubung dengan baik pada line. Sementara lampu PPP menunjukan adanya arus data ketika seseorang melakukanbrowsing. Hal yang paling penting dalam penggunaan ADSL di Indonesia adalah penggunaan IP modem dan Password. Hal ini digunakan untuk melindungi penggunaan layanan bagi konsumen yang diberikan oleh provider. IP menjadi gerbang untuk memasuki suatu jaringan. Jika ingin merubah password, maka perlu memasukkan kembali sesuai perubahan yang dilakukan. Bila seluruh proses ini berhasil dilalui maka selanjutnya sudah dapat berkoneksi dengan internet dengan ADSL

·         Cara kerja SDSL.
Layanan DSL adalah asimetris (ADSL), dengan sebagian besar bandwidth yang disediakan untuk menerima data, tidak mengirimnya. Layanan SDSL biasanya digunakan oleh perusahaan dengan kehadiran kebutuhan Web, VPN, extranet atau intranet. Dalam kasus ini client server mungkin diperlukan untuk meng-upload sejumlah besar data ke Internet secara teratur. ADSL akan lambat dan tidak memadai untuk tujuan ini, karena bandwidth yang tersedia untuk upload biasanya kurang dari 1 megabit per detik (mbps). Bandwidth yang SDSL bisa setinggi 7 mbps di kedua arah.
Sebuah penawaran penyedia layanan SDSL menawarkan nilai yang berbeda untuk berbagai harga. Semakin cepat laju data, semakin mahal harga layanannya. Biasanya, kontrak jangka panjang yang diperlukan untuk layanan SDSL terlepas dari kelas yang dipilih.

·         Cara kerja HOTSPOT.
Merupakan perangkat memancarkan gelombang radio yang akan ditangkap oleh laptop atau personal digital assistant (PDA) milik pengguna yang telah dilengkapi teknologi Wi-Fi.Apabila pengguna membuka browser internetnya dalam kawasan hotspot, maka akan muncul halaman utama hotspot penyedia layanan. Kemudian pengguna harus memasukkan username dan login password-nya. Setelah proses verifikasi selesai, pengguna terhubung ke dunia maya.

·         Cara kerja WI-FI.
Sederhananya, Wifi bekerja dengan memanfaatkan gelombang radio. Berbagai data yang diminta atau dikirimkan pengguna melesat di udara menggunakan geombang radio. Agar dapat menerjemahkan data atau dokumen yang dikirim melalui gelombang radio ini, sebuah komputer harus memiliki adaptor wireless sehingga terhubung dengan Wifi.
Gelombang radio yang berupa sinyal ini kemudian dikirim menuju router yang berfungsi sebagai decoder (penerjemah kode). Setelah kemudian diterjemahkan, data tersebut dikirim ke jaringan internet dengan memanfaatkan koneksi internet. Jaringan Wifi bekerja dua arah, setiap data yang diterima melalui internet juga dalam waktu bersamaan melewati router untuk kemudian dijadikan kode olehnya pada setiap paket data, kemudian dikirimkan kembali dalam bentuk sinyal radio yang diterima oleh adaptor komputer nirkabel.

3.       Buat sebuah tulisan tentang pentingnya multimedia dilingkungan rumah!
Tujuan dari penggunaan multimedia diantaranya, Multimedia dalam penggunaannya dapat meningkatkan efektifitasdari penyampaian suatu informasi, penggunaan multimedia dalam lingkungan dapat mendorong partisipasi, keterlibatan serta eksplorasi pengguna tersebut, aplikasi multimedia dapat merangsang panca indera dan perasaan penerimanya, seperti : pengelihatan, pendengaran, gerak maupun suara. Dalam pengaplikasiannya multimedia akan sangat membantu penggunanya, terutama dalam hal belajar.dalam hal ini secara khusus bagi masyarakat awam.

Multimedia dapat masuk dan menjadi alat bantu yang menyenangkan. Hal ini terjadi karena kekayaan elemen-elemen dan kemudahannya digunakan dalam banyak konten yang bervariasi.beberapa bidang yang menggunakan multimedia adalah sebagai berikut :
1.       Bisnis
Aplikasi multimedia untuk bisnis meliputi presentasi, pemasaran, periklanan, demo produk, katalog, komunikasi di jaringan, dan pelatihan. Penggunaan multimedia akan membuat kelancaran dan kemudahan transaksi bisnis.

2.       Sekolah
Multimedia sebenarnya sangat dibutuhkan disekolah karena multimedia membuat pembelajaran menjadi lebih lengkap dan menarik. Multimedia dapat menjadi alat pengajaran elektronik yang dapat membantu pengajar.

3.       Rumah
Multimedia dapat dimanfaatkan sebagai media hiburan dan teman pada saat dirumah, misalnya game atau media sosial lainnya.

4.       Tempat umum
Saat ini sudah banyak tempat-tempat umum memasang “kiosk”, yaitu produk multimedia yang berfungsi sebagai pemberi informasi, misalnya informasi mengenai tempat yang ingin dikunjungi, kuliner, dan sebagainya.

5.       Virtual reality
Bidang ini biasanya menggunakan alat-alat khusus, misalnya kacamata, helm, sarung tangan, dan antarmuka pengguna yang tidak lazim, dan berusaha untuk menempatkan penggunanya “di dalam” pengalaman yang nyata.
Dalam virtual reality, lingkungan yang diciptakan sebenarnya merupakan ribuan objek geometris yang digambar dalam mang 3 dimensi.

Selasa, 03 Oktober 2017

Proses standarisasi IEEE

Proses standardisasi IEEE

Setiap tahun, IEEE-SA melakukan lebih dari 200 standar surat suara, sebuah proses dimana standar yang diusulkan dipilih berdasarkan reliabilitas teknis dan kesehatan. Pada tahun 2017, IEEE memiliki lebih dari 1100 standar aktif, dengan lebih dari 600 standar sedang dikembangkan. [3]
Salah satu yang lebih menonjol adalah standar standar LAN / MAN IEEE 802 , dengan standar jaringan komputer yang banyak digunakan untuk jaringan kabel ( ethernet , alias IEEE 802.3) dan nirkabel ( IEEE 802.11 dan IEEE 802.16 ).
Proses pengembangan standar IEEE dapat dipecah menjadi tujuh langkah dasar:
  1. Mengamankan Sponsorship : Organisasi yang disetujui IEEE harus mensponsori standar. Organisasi sponsor bertugas mengkoordinasikan dan mengawasi pengembangan standar dari awal sampai selesai. Masyarakat profesional di IEEE berfungsi sebagai sponsor alami untuk banyak standar.
  2. Meminta Otorisasi Proyek : Untuk mendapatkan otorisasi untuk standar Permintaan Otorisasi Proyek (PAR) diajukan ke Dewan Standar IEEE-SA. Komite Standar Baru (NESCom) Dewan Standar IEEE-SA meninjau PAR dan membuat rekomendasi kepada Dewan Standar tentang apakah akan menyetujui PAR tersebut.
  3. Merakit Kelompok Kerja : Setelah PAR disetujui, kelompok kerja individu yang terpengaruh oleh, atau yang tertarik, standar diatur untuk mengembangkan standar. Aturan IEEE-SA memastikan bahwa semua pertemuan Kelompok Kerja terbuka dan siapa pun berhak hadir dan berkontribusi dalam pertemuan tersebut.
  4. Penyusunan Standar : Kelompok Kerja menyiapkan draf standar yang diusulkan. Umumnya, draf mengikuti Manual Gaya Standar IEEE yang menetapkan pedoman untuk klausa dan format dokumen standar.
  5. Pemungutan suara : Setelah draft standar diselesaikan di Kelompok Kerja, draf tersebut diajukan untuk mendapatkan persetujuan Pemungutan Suara. Departemen Standar IEEE mengirimkan sebuah undangan untuk surat suara kepada setiap individu yang telah menyatakan ketertarikannya terhadap pokok permasalahan standar tersebut. Siapa pun yang menanggapi secara positif undangan ke pemungutan suara menjadi anggota kelompok pemungutan suara, selama individu tersebut adalah anggota Asosiasi Standar IEEE atau telah membayar biaya pemungutan suara. IEEE mensyaratkan bahwa draft standar yang diusulkan menerima tingkat tanggapan sebesar 75% (yaitu, setidaknya 75% dari surat suara potensial dikembalikan) dan bahwa, dari surat suara yang menanggapi, setidaknya 75% menyetujui draf yang diusulkan dari standar tersebut. Jika standar tidak disetujui, proses tersebut kembali ke penyusunan langkah standar untuk memodifikasi dokumen standar guna mendapatkan persetujuan dari kelompok pemungutan suara.
  6. Komite Peninjau : Setelah mendapat persetujuan 75%, draf standar, beserta komentar pemungutan suara, diajukan ke Komite Tinjauan Dewan Standar IEEE-SA (RevCom). RevCom meninjau rancangan standar yang diusulkan terhadap Peraturan Standar Dewan Standar IEEE-SA dan ketentuan yang ditetapkan dalam Manual Operasi Dewan Standar IEEE-SA. RevCom kemudian membuat rekomendasi tentang apakah akan menyetujui draf dokumen standar yang diajukan.
  7. Final Vote : Setiap anggota Dewan Standar IEEE-SA memberikan suara terakhir pada dokumen standar yang diajukan. Dalam beberapa kasus, anggota eksternal diundang untuk memilih. Dibutuhkan voting mayoritas Dewan Standar untuk mendapatkan persetujuan akhir dari standar tersebut. Secara umum, jika RevCom merekomendasikan persetujuan, Dewan Standar akan memilih untuk menyetujui standar tersebut.

Kebijakan paten

Karena standar IEEE sering menggabungkan teknologi yang dilindungi oleh satu atau lebih klaim paten, IEEE-SA telah mengembangkan dan menambahkan pada peraturan perundang-undangannya sebuah kebijakan paten untuk memastikan bahwa pelaksana yang menggunakan teknologi yang dipatenkan standar-standar sesuai standarnya. produk memiliki akses terhadap teknologi tersebut dan bahwa pemegang paten yang secara sukarela menyumbangkan teknologi tersebut ke standar menerima kompensasi yang memadai untuk penggunaan pelaksana. [4] [5] Bagian penting dari kebijakan paten IEEE adalah komitmen FRAND, yang merupakan komitmen kontrak sukarela yang menandakan bahwa pemegang paten dengan teknologi yang dipatenkan yang telah diadopsi menjadi salah satu standar IEEE akan menerima kompensasi yang memadai secara adil. , masuk akal, dan tidak diskriminatif untuk penggunaan teknologi pihak ketiga. [6] Sebagian besar organisasi penetapan standar telah mengembangkan kebijakan paten serupa dengan komitmen serupa. [7]
Pada tahun 2014, IEEE-SA menjadi pusat perdebatan akademis yang besar di kalangan ilmuwan ekonomi dan hukum ketika mereka menunjuk sebuah komite ad hoc untuk merekomendasikan dan kemudian membuat draft amandemen terhadap kebijakan paten IEEE, dimana Dewan Gubernur IEEE memberikan persetujuan akhir Februari 2015 dan yang mulai berlaku pada bulan Maret 2015. IEEE mengatakan bahwa alasan amandemen tersebut adalah untuk meningkatkan kejelasan kebijakan paten dan kewajiban bahwa komitmen FRAND atas kebijakan paten terhadap pemegang paten berusaha menerapkan standar mereka. hak paten yang luar biasa [9] Salah satu amandemen yang sangat kontroversial adalah ketentuan yang melarang pemegang paten untuk meminta perintah perintah dan pengecualian (dari ITC) terhadap pelanggar hak paten standar yang penting.
Divisi Antitrust menyatakan dukungannya terhadap revisi kebijakan paten tahun 2015 dalam surat tinjauan bisnis yang dikeluarkannya pada bulan Januari 2015, atas permintaan IEEE-SA. Dalam surat tersebut, Divisi Antimonopoli mengatakan bahwa ketentuan tersebut secara jelas akan menghasilkan keuntungan bersih bagi konsumen dengan implikasi anticompetitif yang tidak signifikan. [10] Setidaknya satu komentator telah mengkritik analisis hukum dan ekonomi Divisi Antimonopoli yang dikemukakan dalam surat tinjauan bisnis revisi tersebut, dengan mengklaim bahwa Divisi Antimonopoli membesar-besarkan keuntungan prokompetitif kebijakan paten dan salah diberhentikan karena tidak mungkin beberapa biaya anticompetitive potensial. [11]

Program Dapatkan IEEE

  • Program Mendapatkan IEEE membuat beberapa standar tersedia untuk umum untuk diunduh: Program ini memberikan akses publik untuk melihat dan mendownload standar individu saat ini dengan biaya nol. [12]

Komite dan format Standar IEEE yang terkenal

IEEE 260 Simbol Surat Standar untuk Unit Pengukuran, IEEE-260-1978 (sekarang 260.1-2004)
IEEE 488 Antarmuka Digital Standar untuk Instruksional yang Dapat Diprogram, IEEE-488-1978 (sekarang 488.1)
IEEE 610 Glosarium Standar Terminologi Rekayasa Perangkat Lunak
IEEE 754 Spesifikasi aritmatika floating point
IEEE 802 LAN / MAN
IEEE 802.1 Standar untuk pemasangan jembatan dan pengelolaan LAN / MAN dan kontrol media jarak jauh (MAC) bridging
IEEE 802.2 Standar untuk konektivitas Logical Link Control (MAC) untuk konektivitas
IEEE 802.3 Standar Ethernet untuk Carrier Sense Multiple Access dengan Collision Detection (CSMA / CD)
IEEE 802.4 Standar untuk akses bus token passing
IEEE 802.5 Standar untuk akses token ring dan untuk komunikasi antara LAN dan MAN
IEEE 802.6 Standar untuk pertukaran informasi antar sistem
IEEE 802.7 Standar untuk pemasangan kabel LAN broadband
IEEE 802.8 Sambungan serat optik
IEEE 802.9 Standar untuk layanan terpadu, seperti suara dan data
IEEE 802.10 Standar implementasi LAN / MAN security
IEEE 802.11 Jaringan Nirkabel - " WiFi "
IEEE 802.12 Standar untuk metode akses prioritas permintaan
IEEE 802.14 Standar untuk komunikasi broadband televisi kabel
IEEE 802.15.2 Bluetooth
IEEE 802.15.4 Sensor Nirkabel / Jaringan Kontrol - " ZigBee "
IEEE 802.15.6 Jaringan Area Tubuh Nirkabel [13] (BAN) - (misalnya Bluetooth energi rendah )
IEEE 802.16 Jaringan Nirkabel - " WiMAX "
IEEE 802.24 Standar untuk standar kontrol Link Logis (LLC) untuk konektivitas
IEEE 828 Manajemen Konfigurasi dalam Sistem dan Rekayasa Perangkat Lunak
IEEE 829 Dokumentasi Uji Perangkat Lunak
IEEE 830 Spesifikasi Persyaratan Perangkat Lunak
IEEE 896 Futurebus
IEEE 1003 Standar pemrograman kompatibilitas Unix - POSIX
IEEE 1016 Deskripsi Desain Perangkat Lunak
IEEE 1028 Standar untuk Tinjauan Perangkat Lunak dan Audit
IEEE 1044.1 Klasifikasi Standar untuk Anomali Perangkat Lunak
IEEE 1059 Verifikasi Perangkat Lunak Dan Rencana Validasi
IEEE 1073 Standar Komunikasi Perangkat Medis Point of Care
IEEE 1074 Siklus Hidup Pengembangan Perangkat Lunak
IEEE 1076 VHDL - VHSIC Hardware Description Language
IEEE 1149.1 JTAG
IEEE 1149.6 AC-JTAG
IEEE 1180 Transformasi transformasi kosinus diskrit
IEEE 1233 Spesifikasi Persyaratan Sistem
IEEE 1275 Buka Firmware
IEEE 1284 Port paralel
IEEE P1363 Kriptografi kunci publik
IEEE 1394 Serial bus - "FireWire", "i.Link"
IEEE 1471 arsitektur perangkat lunak / arsitektur sistem
IEEE 1541 Awalan untuk kelipat biner
IEEE 1584 Panduan untuk Pertunjukan Arc Flash Bahaya Perhitungan
IEEE 1588 Protokol Waktu Presisi
IEEE P1619 Keamanan dalam Kelompok Kerja Penyimpanan (SISWG)
IEEE 1666 Standar IEEE untuk Manual Referensi Standar SystemC Language
IEEE 1667 Protokol Standar untuk Otentikasi di Host Lampiran Perangkat Penyimpanan Transien
IEEE 1801 Format Daya Terpadu
IEEE 1849 Standar IEEE untuk Streaming Peristiwa eXtensible (XES) untuk Mencapai Interoperabilitas pada Log Peristiwa dan Aliran Peristiwa
IEEE 1855 Standar IEEE untuk Bahasa Markup Fuzzy
IEEE 1901 Broadband over Power Line Networks
IEEE 1906.1 Praktik yang Dianjurkan untuk Kerangka Komunikasi Nanoscale dan Molekuler
IEEE 2600 Perangkat Keras dan Keamanan Sistem (dan Profil Perlindungan ISO / IEC 15408 yang terkait)
IEEE 12207 Teknologi Informasi - Proses siklus hidup perangkat lunak
Komite Switchgear IEEE C37 serangkaian standar untuk peralatan tegangan rendah dan tinggi

Sumber terkait : https://translate.googleusercontent.com/translate_c?depth=1&hl=id&prev=search&rurl=translate.google.com&sl=en&sp=nmt4&u=https://en.wikipedia.org/wiki/IEEE_Standards_Association&usg=ALkJrhg1YqANM85Vmw2kXIHm145AAyhdBg